Kamis, 21 April 2016

Anda malas dalam bekerja? Bersemangatlah !!

Bagi yang malas bekerja, Wajib Baca !!

Sebagai Muslim yang sejati hendaklah kita senantiasa mempersiapkan diri dalam menghadapi suatu masa, dimana di masa itulah setiap orang dimintai pertanggung jawaban atas setiap amal-amalnya semasa hidup di dunia. Oleh sebab itu mari kita penuhi hari-hari kita di dunia dengan terus berlomba-lomba dalam kebaikan, sebagaimana Abu Bakar dan Umar bin Khottob  saling mengejar dan berlomba dalam mengerjakan amal sholeh dan urusan akhirat. Akan tetapi jangan pula kita melupakan bagian kita di dunia berupa kenikmatan dari Allah Ta’ala yang dapat membawa kita kepada kebahagiaan hidup di dunia.

Sebagaimana Firman Allah Ta’ala :
وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al Qashshash: 77).

                Sebagian banyak orang selalu menilai bahwa kebahagiaan di dunia itu dapat dilihat dari berapa nominal gaji atau penghasilan  yang ia dapatkan perbulannya, berapa besar dan berapa banyak rumah yang ia miliki, seberapa cantik atau tampan istri dan suami yang ia nikahi, berapa banyak kendaraan yang bisa ia beli, dan masih banyak lagi penilaian-penilaian manusia yang hanya melihat satu sisi sudut pandang saja, yakni pandangan syahwat keduniawian. Padahal ketika seseorang bisa mensyukuri nikmat yang telah Allah Ta’ala karuniakan kepadanya, adalah dia yang menjadi seseorang yang berbahagia hidup di dunia.

Maka dari itu marilah kita jadikan proses pencarian kebahagiaan di dunia ini menjadi nilai ibadah disisi Allah Ta’ala dengan cara niatkan ibadah dalam bekerja, ikhlas bekerja untuk nafkahi keluarga tercinta, bersemangat dalam bekerja, tunaikan kewajiban-kewajiban kita kepada Allah Ta’ala meskipun saat sibuk bekerja, profesional dalam bekerja, dan  berikan kemampuan yang terbaik saat bekerja.

                Nabi kita, Muhammad Shalallahu ‘alaiihi wasallam bersabda :

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ
Bersemangatlah melakukan hal yang bermanfaat untukmu dan meminta tolonglah pada Allah, serta janganlah engkau malas” (HR. Muslim no. 2664)

                Marilah kita bersemangat dalam bekerja dalam rangka usaha kita mencari kebahagiaan di dunia dan menjadikan prosesnya sebagai nilai ibadah disisi Rabb kita Allah Ta’ala. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman :

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” (QS. Al Mulk: 15).

Bahkan giat bekerja dalam rangka mencari nafkah adalah jalan yang ditempuh para nabi ‘alaihimush sholaatu was salaam. Sebagaimana disebutkan bahwa Nabi Daud mendapatkan penghasilan dari hasil keringat tangannya sendiri. Sedangkan Nabi Zakariya ‘alaihis salam bekerja sebagai tukang kayu. Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri pernah menjadi pengembala kambing, bahkan pernah menjadi pedagang dengan menjualkan barang milik Khodijah radhiyallahu ‘anha.
Moga Allah memberi keberkahan pada usaha kita dalam mencari nafkah dan bekerja keras. Bahagia tak hanya di dunia tapi di akhiratpun kita mudah-mudahan menjadi orang yang berbahagia. Hanya Allah Ta’ala yang memberi taufik.

Oleh : Ramadhan Karim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar